Home » » Irma Suryati: Keterbatasan yang Melahirkan Banyak Manfaat

Irma Suryati: Keterbatasan yang Melahirkan Banyak Manfaat

Terlahir dalam kondisi sempurna dan tanpa cacat, dia kemudian terkena penyakit polio ketika usianya 4 tahun. Meskipun sempat minder, kondisi tersebut justru mendorongnya melakukan sesuatu yang akhirnya membawa manfaat bagi dirinya dan orang lain. Dialah Irma Suryati, seorang  perempuan penyandang cacat dari Kebumen, Jateng yang berhasil mendobrak keterbatasan fisiknya dan memotivasi orang lain agar tidak menyerah pada kekurangan.

Sosok Irma Suryati mungkin tidak asing lagi bagi kita karena wajahnya kerap menghiasi layar kaca dan berbagai penghargaanpun telah banyak dia terima. Namun tak ada salahnya kita belajar lagi bagaimana Irma sanggup menerobos keterbatasan dan melahirkan banyak manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

Berawal dari perlakuan diskriminasi yang dia terima ketika mencari kerja dimana dia sudah melamar kerja ke berbagai perusahaan namun selalu ditolak. Irma kemudian berinisiatif menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. 

Saat itu di lingkungan sekitar tempat tinggalnya, di Semarang, Irma melihat banyak sampah kain. Dia pun kemudian belajar menjahit secara otodidak. Awalnya dia membuka usaha jahitan biasa, tapi karena tidak laku Irma banting setir membuat kreasi seni perca dari sisa-sisa kain limbah pabrik konveksi.

Kini, selain mampu mempekerjakan sekitar 20 karyawan yang semuanya adalah penyandang cacat, Irma juga melakukan dan workshop dan pelatihan seputar keterampilan membuat berbagai macam kerajinan tangan. Bahkan Irma juga telah memiliki beberapa mitra binaan.

Produk hasil kerajinan tangan seperti keset dan hiasan dinding telah merambah Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatra, bahkan diekspor ke Australia. Namun jangan dikira semua itu diperoleh Irma dengan mudah. Seperti halnya pengusaha sukses lainnya Irma juga mengalami pasang surut.

Tahun 2002 tempat yang dia pakai bekerja kebakaran. Kios yang sekaligus rumahnya rata dengan tanah. Ditambah lagi, modal dibawa kabur oleh orang kepercayaan. Bisnisnya kami pun kolaps. Semua habis. Bahkan ia masih harus melunasi hutang-hutangnya.

Selama tahun 2002 hingga 2007 Irma mengalami banyak jatuh bangun dalam usaha, namun dia tidak patah semangat. Irma masih optimis mewujudkan mimpinya membuat pabrik yang semua karyawannya penyandang cacat. (berbagai sumber) 




Share this on :

+ comments + 1 comments

February 26, 2014 at 2:03 PM

Ibu Irma Suryati memang sosok yang inspiratif sekali.. Keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih kesuksesan.. Semoga banyak anak muda yang mengikuti jejak kesuksesan beliau.. Regards : Fitinline..

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Berbagi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template