Home » » Andi Suhandi, Wadahi Ratusan Anak Jalanan dan Dhuafa di Sanggar Anak Matahari

Andi Suhandi, Wadahi Ratusan Anak Jalanan dan Dhuafa di Sanggar Anak Matahari

Kerja keras dan berjuang untuk merubah hidup di tengah keterbatasan sudah dijalani Andi Suhandi sejak kecil. Berangkat dari keluarga yang tidak berada, Andi, pria kelahiran 19 Agustus 1987 ini sangat peduli terhadap anak-anak yang kurang beruntung. 

Sejak kecil Andi terbiasa bekerja keras. Saat duduk di bangku sekolah dasar (SD), Andi menjalani beberapa pekerjaan kasar untuk membantu perekonomian keluarga mulai nyabit rumput, menggembala kambing, jadi kuli bangunan, tukang antar batu, tukang antar genting, mencari kayu bakar, dan menjual semangka.

Menginjak bangku SMP, kehidupan Andi belum lepas dari kemiskinan. Dia membantu orang tuanya dengan berjualan pakaian dalam wanita. 

Selepas SMA pada 2006 Andi pertama merantau ke Bekasi guna menyambung hidup dengan membantu kakaknya berjualan agar-agar. Karena penghasilannya pas-pasan, Andi pun memutuskan ikut mengamen sekaligus nyambi sebagai penjaga parkir. 

Dari sinilah ia mengenal dan menyaksikan kerasnya kehidupan anak-anak jalanan, dan disela-sela pekerjaannya mengamen di emperan toko, ia juga mengajari anak-anak jalanan yang ia temui. Anak-anak jalanan itu diberi pelajaran pengetahuan umum, pendidikan agama, seni, hingga motivasi.

Lama kelamaan Andi pun berniat mendirikan rumah singgah untuk anak-anak tersebut. Untuk Akhirnya pada tahun 2008, Andi dan beberapa kawannya mendirikan Sanggar Anak Matahari. Nama ini sengaja dipilih karena bagi mereka anak matahari adalah anak-anak yang bekerja di bawah terik matahari seperti anak-anak jalanan ini. Disamping anak jalanan, Sanggar Anak Matahari juga mewadahu anak yatim, dhuafa, dan anak-anak sekitar di sanggar. 

image : lazuardibirru.org
Di Sanggar Anak Matahari ini, pendidikan agama menjadi salah satu materi utama yang ditanamkan.  Menurut peraih Kick Andy Young Hero Award 2011 ini, agama merupakan salah satu fondasi manusia sehingga mereka harus dikenalkan dengan pendidikan agama. Selain itu pemahaman pendidikan agama yang cukup juga bisa menghindarkan anak-anak dari sikap-sikap yang dapat merugikan orang lain termasuk kegiatan terorisme.

Sanggar Anak Matahari juga memperkenalkan sebuah system pengajaran unik yang mereka sebut dengan istilah“MLM Kebaikan” yaitu sebuah sistem pengajaran berjenjang, misalnya: 1 anak yg berprestasi membina 10 orang anak lainnya. Untuk mengatasi minder, anak-anak tersebut diikutkan lomba di berbagai bidang. Hasilnya, tidak sedikit yang berhasil menjadi juara. 





Share this on :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Berbagi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template