Home » » Museum Gunung Merapi

Museum Gunung Merapi

Indonesia kaya akan gunung api dan dikenal sebagai Ring of Fire. Hal ini disebabkan karena posisi Indonesia yang berada pada titik pertemuan tiga lempeng tektonik yang saling bertabrakan yaitu lempeng Eurasia, Lempeng Indo Australia dan Lempeng Pasifik. Akibat benturan ketiga lempeng tersebut, membuat retaknya beberapa bagian pada kerak bumi, selain menimbulkan panas, juga memproduksi batuan cair (magma). Melalui retakan-retakan tersebut magma cair terdorong naik ke permukaan bumi dan membentuk kerucut-kerucut gunung api pada akhirnya membuatnya menjadi rangkaian gunung api aktif.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang Gunung Api di Indonesia, Anda bisa mengunjungi Museum Gunung Merapi yang didirikan pada tanggal 1 Oktober 2009 dan terletak di Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Selain sebagai wahana wisata lokal di kawasan lereng Merapi, museum ini didirikan sebagai wahana edukasi konservasi yang berkelanjutan serta pengembangan ilmu kebencanaan gunung api, gempa bumi, dan sumber kebencanaan geologi lainnya. 

Bangunan museum ini berbentuk limas segitiga tidak beraturan yang dibangun sesuai filosofi bangunan Jawa (Yogyakarta) serta wilayah Gunung Merapi yang berwujud kombinasi teknologi dan budaya yang disesuaikan dengan aturan adat mengikuti garis lurus, diantaranya bentuk candi (pintu utama dan pelataran), tugu Yogya (puncak bangunan), Gunung Merapi (bangunan keseluruhan) serta konsep keraton sebagai citra dunia.

Memasuki Museum, Anda akan disuguhi dengan sebuah miniatur gunung berapi dengan ukuran besar yang siap meletus dan erupsi lengkap dengan gemuruh suara letusan Gunung Merapi. Erupsi Gunung Merapi setiap tahunnya berbeda-beda arahnya. Terdapat tiga tombol yang masing-masing bertuliskan tahun 1969, 1994, dan 2006. Jika Anda memencet salah satu tombol, maka secara otomatis sebaran aliran magma akan berubah sesuai dengan kejadian yang terjadi pada tahun tersebut.

Di dalam Museum Gunung Merapi Indonesia, terdapat berbagai macam seluk beluk tentang gunung berapi, mulai dari foto mikroskopik sayatan batuan gunung, cara menyelamatkan diri dan bencana gunung meletus, mitos-mitos yang ada di masyarakat tentang gunung merapi, hingga berbagai macam foto tentang letusan gunung berapi dari waktu ke waktu.


Selain gunung api di Indonesia, ada juga peta dunia di dinding, lengkap dengan tombol-tombol yang akan menyala jika memencet salah satu nama gunung berapi yang ada di seluruh dunia. Anda bisa mengetahui status gunung berapi di seluruh dunia itu dengan memperhatikan warna lampu yang menyala ketika memencet tombolnya.

Yang menarik, setelah erupsi merapi tahun 2010 lalu, museum ini mempunyai tambahan koleksi baru, yaitu 2 (dua) buku tamu mbah Maridjan , dan kopian layang kekancingan dari pihak Kraton kepada Mbah Maridjan sebagai juru kunci Gunung Merapi.

Untuk memasuki Museum Gunung Merapi Anda akan dikenakan tiket yang cukup murah yaitu  Rp. 3.000,- per orang. Museum ini dibuka hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 09.00 - 15.30 Sedangkan hari Senin museum ini tutup.



Share this on :

+ comments + 1 comments

June 10, 2013 at 8:34 AM

kunjungan pagi
http://duniaonlineku.com

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Berbagi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template