Home » » Mama Aleta, Pejuang Lingkungan Hidup di Pegunungan Mollo, NTT

Mama Aleta, Pejuang Lingkungan Hidup di Pegunungan Mollo, NTT

Aleta Baun atau lebih dikenal dengan sebutan Mama Aleta adalah seorang perempuan dari suku Mollo yang terlahir dari keluarga petani. Setelah kehilangan ibunya di usia muda, ia dibesarkan oleh perempuan lain dan para tetua di desa yang mengajarinya untuk menghormati lingkungan sebagai sumber identitas spiritual dan mata pencaharian mereka.

Sebagai seorang individu yang hidupnya dibentuk oleh nilai-nilai dari orang tua, Mama Aleta kemudian menjadi seorang pemimpin dalam komunitasnya dan gemar berbagi pengetahuan tradisional. 

Ketika perusahaan pertambangan mulai membersihkan hutan dan memotong marmer dari pegunungan, Ia mengetahui bahwa kegiatan mereka dapat mengancam hak-hak rakyat Mollo dan kelangsungan hidup mereka. Baginya, tanah kelahiran itu memiliki keindahan yang membuat pihak lain terpesona. Belum lagi tanahnya memiliki situs batu bersejarah serta mengandung pualam dan marmer. 

Ia pun bertindak, menyatukan komunitas untuk sama-sama menolak upaya korporasi itu demi mempertahankan identitas Suku Mollo. Keinginannya sederhana, agar masyarakat setempat tidak kehilangan sumber pangan, identitas dan budaya daerah. 

Perjuangan Aleta dan masyarakat Mollo selama 11 tahun, akhirnya membuahkan hasil pada 2007 dengan dihentikannya operasional tambang di daerah tersebut.

Tidak berhenti sampai di situ, Mama Aleta saat ini bekerja dengan masyarakat di seluruh Timor Barat untuk memetakan hutan tradisional mereka. Upaya ini adalah strategi untuk membangun hak teritorial adat dan melindungi tanah mereka dari proyek pertambangan masa depan dan ancaman dari pertanian komersial dan pengembangan minyak dan gas. 

Ia juga memimpin cara untuk menciptakan peluang ekonomi bagi penduduk desa melalui pertanian berkelanjutan dan wirausaha yang menghasilkan pendapatan dari tenun dan kegiatan lainnya.

Dari kegigihannya tersebut Mama Aleta meraih penghargaan lingkungan hidup "Goldman Environmental Prize 2013" sebuah penghargaan yang diberikan setiap tahun kepada para pahlawan lingkungan hidup yang mewakili enam kawasan benua yang berpenghuni.

Selain itu ia juga mengantongi penghargaan Liputan 6 Award kategori Lingkungan Hidup pada bulan Mei yang lalu. 

Ia hanya ingin pelestarian alam bisa berdampak positif terhadap ekosistem yang tumbuh dan berkembang. Ia pun menghimbau masyarakat agar selalu berperan di dalam pelestarian alam di negeri kita ini dimulai dengan cara-cara kecil yang dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.


sumber foto : viva.co.id 



Share this on :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Berbagi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template