Home » » Papa Pia, Kue Pia Khas dari Kota Bogor

Papa Pia, Kue Pia Khas dari Kota Bogor

Selalu ada hikmah di setiap musibah yang kita hadapi, tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. Begitu pula yang dialami oleh Bayu Reza. Pada awal tahun 2008, ia mengalami kecelakaan hebat pada dini hari sepulang bekerja, karena mengalami patah tulang, kondisi tersebut memaksa ayah dari tiga anak tersebut untuk istirahat dari berbagai aktifitas selama hampir setahun. Termasuk tidak dapat bekerja seperti sebelumnya, padahal kebutuhan hidup keluarganya harus terus berjalan.

Namun kondisi tersebut justru menumbuhkan semangat Bayu dan sang istri, Silmy Untsa untuk bangkit dan mencoba sesuatu yang baru, yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Mulailah Silmy belajar membuat kue pia dari sang mama mertua, jarak belajar antara Bogor dan Sidoarjo dilakukan melalui telepon seluler. Tidak mudah, kegagalan demi kegagalanpun dihadapi hampir setiap hari, tapi Silmy tidak menyerah. Sementara Bayu membantu menawarkan kue pia buatan istri ke toko-toko kue maupun toko-toko yang menjual oleh-oleh di kota Bogor.

Lama kelamaan, kue pia buatan mereka semakin dikenal banyak orang, semakin hari semakin bertambah pelanggan setia, dan semakin hari semakin membawa berkah serta pelajaran berharga bagi keluarga.

Lalu mengapa kue pia, usaha yang mereka pilih? Menurut Bayu karena di berbagai daerah di Indonesia sudah memiliki pia khas daerahnya masing-masing, maka mereka ingin membuat pia dan memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia, khususnya pencinta jalan-jalan dan kuliner, bahwa Bogor juga memiliki pia yang khas yaitu PapaPia (dahulu PiaPiaKu)

Bayu juga menambahkan, Papapia memiliki perbedaan dibanding pia-pia dari daerah lain yaitu bentuknya lebih besar, tekstur kulitnya yang renyah serta memiliki varian yang lain daripada pia-pia yang sudah ada mulai kacang hijau sebagai original pia pada umumnya hingga durian dan talas yang menjadi ciri khas Kota Bogor.

Jika melihat kemasan PapaPia yang menarik, Anda akan menjumpai tagline yang bisa bikin tersenyum yaitu, 'PapaPia Jadi Rebutan Anak Istri'. Bayu menceritakan bahwa ini didapat melalui proses belajar dari seorang praktisi bisnis Jaya Setiabudi.

Ya, pilihan terjun ke dunia usaha bagi Bayu dan istrinya merupakan sebuah tantangan sekaligus proses pembelajaran yang membuat mereka bertumbuh dalam kehidupan, bukan hanya dari aspek bisnis saja namun juga semua aspek kehidupan. Ia berharap usaha yang tengah mereka jalani menjadi berkah dan tidak hanya untuk mereka tetapi bagi siapapun yang terkait dalam usaha ini, termasuk para pelanggan PapaPia

Usaha dan kerja keras suami istri inipun saat ini telah menemui titik terangnya. Dalam sehari produksi bisa mencapai  kurang lebih 400 box dengan total semua varian yaitu kacang hijau, keju, coklat, kacang merah, talas dan durian. Pemasaran dilakukan dengan cara membuka outlet yang sekaligus tempat produksi, juga bekerja sama dengan beberapa mitra distributor di wilayah Jabodetabek. Namun jangan khawatir bagi Anda yang di luar jabotabek, PapaPia juga menerima pesan antar ke seluruh Indonesia melalui online.

Tertarik untuk mencoba, silakan kunjungi workshopnya di:
Jl.Kol Ahmad Syam Komp.IPB Baranangsiang IVB no.2
(samping RM Gepuk Eco Raos) 
Atau hubungi:
Call Only: 0811 1172 076 
SMS Only: 0817 07 224 80
Pin 21C7D43D 

Info selengkapnya di www(dot)papapiaid(dot)com atau follow twitter @PapaPiaID


Share this on :

+ comments + 2 comments

June 12, 2016 at 10:27 AM

Sekarang pelanggan semakin dimanjakan karena bisa pesan papapia online, mantaapp.

September 25, 2016 at 4:42 PM

Kalau mau pesan online bagai mana

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Berbagi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template