Home » » Pande Putu Setiawan, Tinggalkan Kemapanan Gagas Komunitas Anak Alam

Pande Putu Setiawan, Tinggalkan Kemapanan Gagas Komunitas Anak Alam

Lahir di sebuah desa di kaldera Gunung Batur, Pande Putu Setiawan bertekad untuk mendedikasikan dirinya untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung di wilayah tersebut. 

Melalui Komunitas Anak Alam, sebuah komunitas sukarela yang ia dirikan pada tahun 2009, pria yang lahir tanggal 8 Maret 1977 ini membantu anak-anak miskin dari desa-desa terpencil di lereng Gunung Batur, serta di Denpasar, Tabanan dan Buleleng.

Menghabiskan masa kecil di desa Songan, sebuah desa dengan pemandangan yang sangat cantik di pesisir utara Danau Batur. Kemudian menyenyam pendidikan dasar di Ubud.

Ia merasa beruntung memiliki kesempatan pendidikan yang baik. Ketika ia berusia 4 tahun, orang tuanya mengirim dia untuk tinggal di rumah neneknya di Ubud, Gianyar, karena tidak ada sekolah di desanya di Songan.

Pande tinggal di Ubud sampai ia lulus SMA. Bapaknya adalah seorang mantri kesehatan di Kintamani, Bali. Kemudian ia melanjutkan pendidikan S1 Teknik Industri di Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Bandung dan lanjut bekerja selama dua tahun di perusahaan telekomunikasi di Bali. Pande melanjutkan pendidikannya ke tingkat S2 dan mengambil gelar Master dibidang Manajemen dengan jurusan International Bussiness di Universitas Gadjah Mada. Sambil kuliah, Pande bekerja dan mengajar.

Saat kuliah di UGM Pande berkesempatan menjadi peserta pertukaran mahasiswa ke University of Victoria, British Columbia - Canada. Pernah pula Pande menjadi kandidat penerima beasiswa Ph.D. in Tourism yang ditawarkan oleh World Tourism Organization di Hong Kong Polytechnique Institut. Pande pernah bekerja sebagai Staf Field Monitor - Program Pangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN-WFP) dalam pemulihan dampak gempa di Yogyakarta. Bulan Februari 2008, Pande berkesempatan pergi ke Vientiane - Laos dalam rangka penghargaan pemuda ASEAN bersama pemenang Indonesia Young Entrepreneur.


Adalah Belandingan, salah satu desa di atas bukit di tepi Danau Batur, daerah Kintamani, yang terletak di ketinggian sekitar 1200 m dpl menuntut masyarakat desa ini bekerja keras mencukupi kebutuhan hidup mereka dari hasil pertanian. Demi membantu orangtua mereka anak-anak bekerja di ladang, mencari rumput, mengambil air dengan ember maupun jerigen yang berjarak sekian kilometer dari tempat tinggalnya, menjadi hal yang biasa. Tuntutan hidup menjadikan masyarakat di sana menempatkan pendidikan di nomer urut sekian setelah kebutuhan harian mereka tercukupi. Tak ayal kemampuan akademis anak-anak di Belandingan terpaut jauh dengan anak-anak di kota.



Berawal dari keprihatinan terhadap anak-anak di Bali yang tidak mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang layak inilah akhirnya Pande membidani lahirnya Komunitas Anak Alam, komunitas yang menaungi anak-anak yang kurang mampu dan miskin di Bali. Komunitas ini ingin membuka mata orang peduli tentang apa yang terjadi di sekitar mereka dan memberikan kesempatan bagi kaum muda untuk terlibat dalam kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat daripada hanya bersenang-senang.

Mimpi besar Pande adalah melihat anak-anak miskin di seluruh Bali bisa mengenyam pendidikan. Untuk bisa mencapai misi tersebut, Pande dan Komunitas Anak Alam membuat banyak kegiatan yang ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman yang membangun pada anak-anak, salah satunya dengan fotografi dengan kamera sumbangan. Kegiatan lainnya adalah 1000 seragam sekolah untuk anak Indonesia, school feeding, mengirim baju bekas layak pakai, alat-alat tulis dan mengadakan layanan kesehatan bersama teman-teman di Fakultas Kedokteran Udayana, Bali.

Bagi Pande Putu Setiawan, bekerja sosial merupakan hasrat terbesarnya. Ia memilih untuk mengabdikan diri dan pengetahuannya untuk anak-anak yang tak memiliki kesempatan dan peri kehidupan yang layak ini, daripada menerima tawaran kerja di perusahaan-perusahaan besar. (dari berbagai sumber)



Share this on :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Berbagi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template