Home » » Waspada Trigger Finger Bagi Para Pecandu Online

Waspada Trigger Finger Bagi Para Pecandu Online


Bagi Anda yang hobi bermain internet, game online atau pengguna gadget maka Anda harus berhati-hati jika mengalami  kelelahan jari tangan. Bila melewati batas kemampuan kerjanya, jari-jari tangan bisa menekuk terus dan tidak bisa diluruskan. Kondisi jari yang kaku ini biasa disebut trigger finger. 

Trigger finger disebabkan oleh terjepitnya otot jari-jari di daerah telapak tangan. Gejala yang biasa dialami adalah nyeri pada pangkal jari tangan, terutama saat menggenggam. Jari seperti tersangkut ketika dilipat dan nyeri saat diluruskan kembali. Pada saat jari ditekuk atau diluruskan sering terasa sensasi "klek" pada jari tersebut. Pada keadaan yang lebih berat, jari tidak dapat diluruskan kembali setelah ditekuk tanpa dibantu diluruskan oleh jari-jari tangan yang lain.


Trigger finger dapat mengenai setiap jari tangan secara bersamaan atau dalam waktu yang berlainan. Jari yang paling sering terserang adalah ibu jari dan jari tengah.



Penyebab  trigger finger tidak diketahui, trigger finger sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan kaum laki laki. Biasanya terjadi umur sekitar 40 sampai 60 tahun. Penyakit ini sangat sering dialami oleh para penulis, gitaris, pemanjat tebing, pengetik, atau gamers. Orang yang menderita Diabetes, Rheumatoid arthritis, Psoriasis arthritis, Amiloidosis, Tuberkulosis dan Hypothyroidism juga lebih rentan menderita trigger finger

Pada saat jari ditekuk atau diluruskan sering terasa sensasi "klek" pada jari tersebut. Pada keadaan yang lebih berat, jari tidak dapat diluruskan kembali setelah ditekuk tanpa dibantu diluruskan oleh jari-jari tangan yang lain.

Trigger finger dapat mengenai setiap jari tangan secara bersamaan atau dalam waktu yang berlainan. Jari yang paling sering terserang adalah ibu jari dan jari tengah.

Trigger finger dapat diobati dengan beberapa cara, tergantung pada tingkat keparahan penyakit. 
Perawatan umum untuk trigger finger meliputi:
Perawatan konservatif :
- Mengistirahatkan jari untuk sementara waktu.
- Memberikan es untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
- Terapi panas.
- Membalut jari yang terkena.

Pengobatan medis :
- Pemberian Obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID).
- Injeksi lokal steroid sekitar tendon.

Pembedahan :
Jika langkah-langkah di atas gagal maka intervensi bedah dapat dipertimbangkan. Ini terdiri dari menghilangkan jaringan yang meradang dan bekas luka untuk memperluas pembukaan tunnel pergelangan sehingga tendon dapat meluncur dengan mudah. (berbagai sumber)



Share this on :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Berbagi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template