Home » » Nasi Punel Bangil

Nasi Punel Bangil

Begitu memasuki kota Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, banyak bertebaran warung, depot atau restoran nasi punel. Makanan khas Bangil ini kalau dari penampakannya mirip dengan nasi bok atau nasi Madura. Nasinya sedikit dengan banyak lauk-pauk dan sayur. Saya berkesempatan mencicipi nasi punel di warung Setia Hati bernuansa hijau yang berada di halaman sebuah rumah tua. Kebetulan warung ini masih menggunakan alas daun pisang segar. Beberapa tempat sudah menggunakan alas plastik coklat.

Nasi punel ini terdiri dari nasi putih yang mempunyai lauk ‘wajib‘ dan lauk pilihan. Nasi putih yang lembut dibentuk seperti tumpeng ada di tengah, diatasnya ditaburi serundeng kuning keemasan. Di sekeliling nasi ditata sayur dan banyak lauk. Saya akan menceritakan berdasar susunan foto diatas. Sayur nangka muda bumbu seperti gulai tapi manis. Dua potong kikil dengan rasa bumbu yang sama di letakkan diatas nangka muda tersebut. Sebelahnya tahu bumbu bali. 

Lalu ada sate kerang dibumbu merah. Kemudian ada sambal terasi yang pedas sekali dengan tekstur kasar dan dominan rasa asin. Sambal ini di letakkan di atas kacang panjang mentah yang di cincang halus. Yang tak pernah ketinggalan, bumbu kepala muda (seperti bumbu urap-urap) dibungkus dengan daun pisang dan di kukus hingga matang. Lauk tambahan ada banyak pilihan gorengan, antara lain: dendeng, daging, ayam, babat, hati sapi, hati ayam, paru, telor ceplok dan tempe. Sepiring nasi punel beserta teh manis hangat dan seplastik krupuk dibandrol dengan harga dua puluh ribu (Ugik)

Share this on :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Berbagi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template